5 Kebutuhan Dasar untuk Biaya Hidup di Jepang


Editorial Staff
@zaidmgn
5 Kebutuhan Dasar untuk Biaya Hidup di Jepang

Brought to you by: Jeducation

Jepang merupakan salah satu negara favorit untuk menempuh pendidikan tinggi. Sebagai negara maju, tentu kualitas pendidikan di negara Asia timur ini jauh lebih baik dari pada negara berkembang lainnya. Apalagi, beberapa universitas di Jepang merupakan salah satu dari universitas-universitas terbaik dunia. Maka dari itu, banyak pelajar Indonesia yang mengincar Jepang sebagai negara untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Hal ini juga membuat banyak pihak, baik swasta maupun pemerintah memberikan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk berkesempatan belajar di Jepang.

Tak hanya beasiswa, banyak juga Lembaga yang memberikan penawaran belajar ke Jepang seperti pertukaran pelajar, sekolah musim panas, program jangka pendek Panjang, maupun bersekolah setingkat SMA maupun universitas.

Baik beasiswa maupun melalui lembaga, jika memang berniat untuk melanjutkan studi ke Jepang, ada baiknya juga mempertimbangkan biaya hidup di Jepang. Dengan begitu, Anda bisa tahu berapa kisaran uang yang diperlukan ketika kamu disana.

5 Kebutuhan Hidup di Jepang

Sama seperti di Indonesia, biaya hidup di Jepang tergantung pada kota dimana Anda tinggal. Tentunya, kota seperti Tokyo akan memiliki biaya hidup yang lebih besar karena merupakan ibukota sekaligus daerah pusat perkotaan, ekonomi, dan juga hiburan di Jepang.

Dalam mempertimbangkan biaya hidup, sebaiknya perhatikan komponen-komponen dasar berikut ini.

Ingin belajar ke Jepang, konsultasikan saja bersama J-education!

Tempat Tinggal

Untuk mahasiswa sendiri, biasanya tempat tinggal yang digunakan bukanlah rumah melainkan apartemen. Mengenai harganya, biasanya ditentukan oleh luas kamar dan fasilitas yang diberikan. Semakin luas dan semakin lengkap fasilitasnya, maka dipastikan pula semakin mahal harga sewa apartemennya.

Fasilitas standar yang disediakan apartement mencakup Kasur kayu, lemari pakaian, meja belajar, rak buku, kamar mandi, wastafel, kompor, microwave, dan juga beberapa barang elektronika lain.

Besar kecilnya harga sewa apartemen atau tempat tinggal lain di Jepang ditentukan oleh beberapa faktor. Pertama adalah lokasi, apakah apartemen tersebut berada di pusat kota atau pinggiran. Kedua jarak ke stasiun karena semakin dekat dengan stasiun maka harga sewa akan semakin murah. Dan yang terakhir adalah usia bangunannya.

Namun bagi mahasiswa, beberapa universitas juga sudah menyediakan asrama. Anda bisa memanfaatkan fasilitas ini dan mendapat tempat tinggal yang lebih murah.

kebutuhan hidup sederhana di Jepang
Tempat tinggal di Jepang

Cari asrama yang pas di Jepang? Kontak kami via Whatsapp

Sandang dan Pangan

Biaya untuk sandang dan pangan lebih bergantung pada kehidupan masing-masing. Biaya hidup Anda bisa sangat mahal jika terlalu sering membeli pakaian hanya karena keinginan saja. Karena bisa dibilang, harga pakaian di Jepang lebih mahal jika dibandingkan di Indonesia.
Hal yang sama juga berlaku untuk makanan. Jika ingin lebih berhemat, kurangi kebiasaan makan di luar dan mulai masak sendiri.

Listrik dan Kesehatan

Masih agak mirip, biaya listrik yang Anda keluarkan tergantung pada pemakaian sehari-hari. Saat-saat yang paling boros dalam menggunakan listrik biasanya saat musim panas ketika sering menggunakan AC dan musim dingin saat menggunakan hetaer.

Biaya listrik bisa membengkak jika pemakaian kedua alat tersebut berlebihan. Rata-rata tagihan listrik di Jepang bisa mencapai sekitar 1.300 yen setiap bulannya.

Sementara itu, di bidang kesehatan Anda diwajibkan untuk membayar asuransi setiap bulannya. Besaran premi asuransi ini akan berbeda tiap individu, apalagi untuk warga Jepang dan non-Jepang.
Bagi mahasiswa internasional akan dikenakan 1.200 Yen untuk membayar asuransi, namun sudah mendapatkan obat sekaligus potongan biaya kesehatan sebesar 70%. Hal ini sangat menguntungkan mengingat harga obat di Jepang cukup mahal.

Transportasi

Sebenarnya, jika Anda ingin dan mampu, Anda bisa membeli kendaraan pribadi di Jepang karena harga mobil tak jauh berbeda dengan di Indonesia. Tetapi, masyarakat Jepang lebih sering bepergian dengan menggunakan kereta atau berjalan kaki.

Mahasiswa internasional tentu juga membiasakan hidup seperti masyarakat Jepang. Apalagi di jepang Anda bisa bepergian kemana saja dengan mudah menggunakan kereta atau shinkansen (kereta cepat).

Meskipun terkadang sistem tiket kereta terlihat rumit, namun seiring berjalannya waktu pasti akan terbiasa. Di Jepang berjalan kaki bahkan jauh lebih aman dibanding di Indonesia.

Hiburan

Soal hiburan, tergantung bagaimana Anda ingin mendapatkan hiburan. Jika Anda tipe yang suka pergi ke taman hiburan, restaurant, dan sejenisnya, tentu bisa memperbesar biaya hidup.

Sebagai alternatif, Anda bisa melakukan hiburan yang hemat biaya seperti berjalan di taman menikmati bunga sakura atau kegiatan yang tidak membutuhkan biaya besar.

Perlu diingat juga bahwa liburan di Jepang sudah tersedia jadwalnya tersendiri, apalagi mahasiswa yang sering terdapat acara dari kampus. Anda bisa mengikuti kegiatan tersebut karena selain menghemat, juga bisa mendapatkan berbagai manfaat lain.

Jika Anda sudah mantap ingin belajar ke Jepang dan tinggal disana, maka pertimbangkan lagi soal biaya hidup dengan melihat komponen dasar diatas. Dengan begitu, saat berada di Jepang Anda benar-benar siap dan tidak terjadi masalah dengan biaya hidup.

Show Comments (0)

Comments

Related Articles

Pendidikan

Mengenal Apa Itu Pendidikan Non-Formal dan Contohnya

Kehidupan sejatinya adalah proses belajar tiada henti. Diawali dari kelahiran dan berakhir hingga kematian datang. Pendidikan menjadi bagian penting bagi hidup itu sendiri....

Posted on by Editorial Staff
Pendidikan

Contoh Susunan Acara Perpisahan

Acara perpisahan sekolah sudah didepan mata nih, pastinya Anda butuh yang namanya contoh susunan acara perpisahan sekolah terbaru 2019. Dengan begitu Anda akan lebih...

Posted on by Editorial Staff

Berlangganan via Email

We don't have any time for drama, stupidity and fake people. You can count on me.

Don't worry, we hate spam