Belajar dari Akselerasi Pendidikan ala Sudan


Editorial Staff
@zaidmgn
Belajar dari Akselerasi Pendidikan ala Sudan

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kpd pesantren Alhikmah yg sudah merancang program hebat ini dan memberikan program itu utk kami. Sehingga kami mendapatkan ilmu dan pengalaman yg tdk mungkin didapatkan oleh para pelajar sebaya kami di Indonesia. Saya juga berterima kasih kpd ust Kholil yg telah membersamai kami selama menuntut ilmu di Sudan”

Athaya: Al Hikmah, Sudan

Demikian Athaya saat membuka ceramahnya dlm undangan sangat terbatas di Al-hikmah. Gadis yg selepas SMP langsung kuliah di Sudan ini baru tiba sepekan yg lalu di tanah air. Ia dan teman-temannya akan menjalani liburan di Indonesia.

Teman sekolah Athaya sejak SD juga kuliah di negeri yg sama, Sudan. Kemarin ia juga menyampaikannya pengalamannya selama belajar di benua hitam itu. Berbeda dg athaya, Hilmi sdh marasakan masuk kampus sejak usia 13 thn. Jadi Hilmi merupakan mahasiswa yg belum pernah bangku sekolah SMP dan SMA.

“Ada banyak hikmah dan proses pendewasaan saat kita berani meninggalkan tanah air demi ilmu” demikian ungkapan Hilmi ditengah tamu undangan.

Ribby kawan Hilmy yg saat kuliah ke Sudan baru berumur 13 thn menyampaikan bahwa cuaca extrem, kultur yg berbeda, belajar langsung kpd dosen berkualitas, kajian2 bermutu tinggi serta teman interaksi dr berbagai latar budaya, membuatnya bertekad akan kembali dan lanjut studi di Afrika.

Para orang tua modern, praktisi pendidikan dan pakar psikologi perkembangan harusnya saya undang utk mendengar bagaimana mereka bicara. Sebab selama ini, kebanyakan dr merekalah yg paling banyak meragukan program super akselerasi.

Banyak yg menyampaikan kritik kpd kami bhw memaksakan anak mengenyam pendidikan dilevel pendidikan yg terlalu tinggi dari usianya bisa mengganggu perkembangan psikologinya. Dan kebanyakan ibu ibu yg berkawan dg saya masih memegang prinsip dg teguh bahwa anak2 harus menjalani sekolah sesuai dgn usianya.

Saya sampaikan, jika anak2 harus menjalani semua fase sekolah seperti kita dulu. Maka hasilnya tdk akan jauh berbeda dg kita. Apa kemampuan kita saat lulus SD? Kita bisa apa setelah tamat SMP? Pencapaiannya seperti apa yg kita dapatkan saat lulus SMA dulu?

Oleh karena itu sahabatku, saat kita menginginkan anak2 lebih Sholeh dari kita, lbh berilmu dari kita, lbh cerdas dari kita, lbh maju dari kita. Lbh berkualitas dari kita. Maka berikan jalur pendidikan yg berbeda dg perjalanan sekolah kita.

Show Comments (0)

Comments

Related Articles

Pendidikan

Mengenal Metode Montessori dan Contoh Kegiatannya

Judul asli: Pendidikan Montessori untuk anak di rumahOleh: dr. Pinansia Finska Poetri Apa itu Montessori? Montessori itu adalah sebuah metode pengajaran anak usia dini yang...

Posted on by Editorial Staff
Pendidikan

Mengenal Apa Itu Pendidikan Non-Formal dan Contohnya

Kehidupan sejatinya adalah proses belajar tiada henti. Diawali dari kelahiran dan berakhir hingga kematian datang. Pendidikan menjadi bagian penting bagi hidup itu sendiri....

Posted on by Editorial Staff

Berlangganan via Email

We don't have any time for drama, stupidity and fake people. You can count on me.

Don't worry, we hate spam