Pendidikan

Contoh Laporan Hasil Observasi Limbah Pabrik Kelapa Sawit


Sebagai sebuah output utama dalam proses praktik belajar, laporan observasi sangat dibutuhkan dalam berbagai level pendidikan, mulai dari SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi. Membuat sebuah laporan observasi yang baik juga bukan merupakan hal yang mudah, ketelitian, kemampuan analisa, hingga mengolah data yang didapat adalah kebutuhan dasar dalam menyusun sebuah laporan.

Agar lebih memahami bagaimana cara membuat teks laporan observasi yang ideal dan memenuhi kaidah akademis, berikut di bawah ini contoh laporan hasil observasi dari pengolahan limbah di pabrik kelapa sawit.

Laporan Observasi Limbah Pabrik Kelapa Sawit

Pada proses produksi crude palm oil (CPO) di Karinov Agro Mills belum ditemukan adanya pemanfatan berkelanjutan dari limbah cair hasil pengolahan kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME). Perlakuan limbah POME dengan pembuatan ponding dan pemanfaatan sebagai pupuk, dinilai belum menjadi solusi terbaik mengingat laju produksi POME yang sangat besar di pabrik pengolahan ini. Beberapa metode alternatif dalam pengolahan limbah POME dapat dilihat lebih lanjut pada tabel di bawah ini.

Perlakuan Produk Kegunaan
UASB (Upflow Anaerobic Sludge Blanket Reactor) Granula Sludge Anaerob Karbon aktif
Biohydrogen Renewable Energy  
Gas metana Renewable Energy  
Aerobic Digestion Sequencing Batch Reactor Asam lemak volatil Bahan dasar untuk PHA (bioplastic)
Limbah sludge aktif Karbon aktif
Limbah granul aerob Karbon aktif
Membrane Technology Biohidrogen Renewable Energy
Air Bahan boiler
Gas metana Renewable Energy  

Dari semua produk di atas, pemanfaatan limbah palm oil mill effluent (POME) yang paling potensial ditinjau dari segi sustainability dan lingkungan adalah produksi biohidrogen dari limbah POME. Hal ini dikarenakan, pengolahan kelapa sawit rata-rata memiliki tempat di daerah pedalaman, sehingga akses untuk ketersediaan energi menjadi sangat terbatas.

Hadirnya sumber energi terbarukan biohidrogen dari limbah kelapa sawit dapat menggantikan penggunaan solar sebagai sumber energi pada tempat pengolahan kelapa sawit termasuk untuk daerah-daerah sekitarnya. Biohidrogen sebagai sumber energi terbarukan juga memiliki karakter unggul lain, di antaranya emisi pembakaran yang hanya berupa air serta kandungan energi yang lebih tinggi dibandingkan energi dari hidrokarbon (fossil fuel).

Produksi biohidrogen dari limbah POME sendiri melibatkan proses utama yaitu dark fermentation, pathway ini merupakan salah satu cara produksi biohidrogen dengan hasil yang paling tinggi dibandingkan dengan metode-metode lainnya. Salah satu mikroorganisme yang dapat digunakan dalam proses ini adalah Thermoanaerobacterium. Mamimin C, et. Al (2012) melaporkan bahwa, dalam kondisi kultur tertentu, perolehan hidrogen dari bakteri ini dapat mencapai 4,2 L H2/L-POME.

Sayangnya, produksi biohidrogen dari limbah POME dalam skala industri masih membutuhkan penelitian lebih lanjut dikarenakan biaya produksinya yang masih jauh lebih tinggi dibandingkan keuntungan dari biohidrogen yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan kajian lebih lanjut untuk dapat memproduksi biohidrogen dari limbah POME ini ditinjau dari rancangan bioreaktor, modifikasi proses, dan analisis ekonomi.

Oke, itulah contoh teks laporan hasil observasi pabrik kelapa sawit. Mengingat peruntukkan tulisan di atas adalah untuk pelajar di level Perguruan Tinggi Negeri, mungkin bobot serta istilahnya akan sulit dimengerti oleh siswa setingkat SMP ataupun SMA. Untuk mendapatkan panduan yang lebih sederhana dalam membuat laporan studi, kamu bisa mempelajarinya lebih lanjut pada artikel pedoman teks laporan percobaan.

Pendidikan
Contoh Laporan Praktikum Kultur Sel Rauwolfia Serpentina
Pendidikan
Transformasi Gen Agrobacterium tumifaciens pada Tanaman Dikotil dan Monokotil
Pendidikan
6 Tempat Les Privat Recomended di Surabaya
There are currently no comments.