Menyelami Makna Lambang Siger dari Lampung

Siger merupakan lambang khas Lampung yang memiliki makna dan filosofinya membuat Siger dianggap sangat penting bagi masyarakat Lampung.


Karinov
@karinovcoid
Menyelami Makna Lambang Siger dari Lampung

Bagi masyarakat Lampung dan sekitarnya pasti sudah akrab dengan kata “Siger”. Siger merupakan sebuah mahkota pengantin wanita Lampung yang berbentuk segitiga, memiliki lekuk atau cabang berjumlah tujuh atau sembilan dengan warna emas.

Dulunya Siger digunakan oleh wanita Lampung sebagai benda perhiasan yang digunakan sehari-hari serta dibuat dari emas asli, jadi bukan hanya digunakan oleh pengantin wanita saja. Saat ini Siger bukan hanya terbuat dari emas asli saja namun ada yang dibuat dari lempengan kuningan, tembaga, atau logam lainnya kemudian dicat dengan warna emas. 

Makna dan Filosofi Siger

Siger memiliki makna dan filosofi yang mendalam sebagai sebuah simbol khas daerah Lampung. Siger merupakan simbolisasi sifat feminin. Umumnya, simbol pada setiap daerah melambangkan sifat defensif dan patriotik terhadap ketahanan wilayah bahkan lambang daerah di Nusantara bersifat maskulin seperti Aceh dengan Rencongnya, Kalimantan dengan Mandaunya, dan Jawa Barat dengan Kujang yang merupakan senjata tradisional masyarakat Sunda. 

Penggunaan lambang Siger Lampung saat ini untuk mengangkat nilai kehormatan seorang wanita jadi bukan hanya tentang masalah lambang kejayaan dan kekayaan saja hanya karena bentuk mahkotanya. Konsep yang diambil oleh Siger berasal dari konsep Agama Islam karena semua suku Lampung asli menganut agama Islam.

Dalam agama Islam terdapat pernyataan bahwa laki-laki adalah pemimpin dalam rumah tangga, dan perempuan sebagai manajer yang mengatur segala sesuatunya dalam rumah tangga. Konsep inilah yang diambil oleh lambang Siger.

Perempuan memiliki peran penting dalam segala kegiatan bagi Masyarakat Lampung terutama dalam kegiatan rumah tangga. Di balik perempuan yang lembut, terdapat kemandirian, kerja keras, kegigihan, dan lainnya.

Figur perempuan merupakan hal yang dianggap penting meskipun masyarakat Lampung sendiri merupakan penganut garis ayah atau patrilineal. Figur perempuan menjadi pendorong kemajuan dan inspirasi pasangan hidupnya.

Saat ini simbol Siger bukan hanya dikenakan oleh pengantin wanita saja namun sudah banyak ditemukan dalam ornamen rumah, ruko, pagar rumah, Gapura, Tugu, Menara bahkan hingga aksesoris seperti patung, gantungan kunci, boneka, lukisan, dan lain-lain baik itu dalam bentuk 3 dimensi ataupun bentuk gambar. 

menara siger lampung
Menara siger lampung

Simbolisasi Siger juga dapat ditemukan pada logo-logo organisasi, perusahaan, instansi pemerintahaan, institusi, kota, provinsi, kabupaten, acara, dan juga kegiatan-kegiatan yang ada di Provinsi Lampung. Salah satu ikon khas Provinsi Lampung yaitu Menara Siger terletak tepat di titik 0 km Pulau Sumatera.  

Legenda Siger

Bahkan terdapat legenda hidup yang sudah menjadi cerita turun-temurun yang hingga saat ini masih dipercaya oleh masyarakat terutama oleh Marga Sekampung Lampung Timur. Cerita rakyat ini menceritakan tentang Siger ajaib. 

Dulunya jika masyarakat akan mengadakan acara adat Lampung misalnya Cakak Pepadun atau acara pernikahan, maka mereka akan meminjam dan menggunakan Siger Emas dari alam gaib yang dilakukan pada suatu tempat yang berlokasi di salah satu kebun warga. Kebun warga ini memiliki lokasi keberadaan yang gaib yang merupakan perkampungan dari zaman yang lebih kuno. 

Karena suatu alasan dan hal tertentu, perkampungan ini hilang. Bukan hanya perkampungan namun juga bersamaan dengan penghuni kampung tersebut. Dengan meminjam Siger yang digunakan dalam acara kegiatan adat tersebut, masyarakat masih masih bisa berhubungan dengan warga kampung yang hilang tersebut. 

Namun keberadaan Siger gaib tersebut akhirnya hilang entah ke mana karena terdapat oknum warga yang curang dan tidak mengembalikan siger gaib tersebut. Masyarakat Lampung mengaku masih sering mendengar suara-suara pada hari-hari tertentu yang dipercaya merupakan suara dari penghuni alam gaib misalnya seperti suara musik kolintang khas Lampung. 

Jenis Siger

Siger Saibatin

Siger Saibatin memiliki lekuk tujuh dengan hiasan pohon/batang pada masing-masing lekukannya. Maknanya yaitu terdapat tujuh gelar/adok pada masyarakat pesisir yaitu Suttan/dalom, Raja jukuan/dipati, Batin, Radin, Minak, Kimas dan Mas/inton.

Siger Pepadun

Siger Pepadun artinya terdapat sembilan marga yang bersatu membentuk Abung Siwo Megou sehingga siger ini memiliki lekuk sembilan. Siger Pepadung bisa dibilang mirip dengan buah sekala. 

Siger Tuha

Siger Tuha (tua) merupakan siger yang digunakan pada zaman animisme Hindu-Buddha. Dulunya Siger Tuha tidak memiliki aturan pada jumlah lekuknya dan hanya keturuan bangsawan yang boleh menggunakannya. Pada Siger Tuha memiliki hiasan pohon sekala di atasnya.

Show Comments (0)

Comments

Related Articles

Berita

[HD] Gambar Virus Corona serta Peta Persebarannya

Virus Corona atau yang memiliki nama resmi COVID-19 dari WHO, telah menjadi pandemi yang menyebar ke seantero bumi saat ini. Tak ayal berbagai pihak mulai dari saintis,...

Posted on by Karinov
Berita

Yansfruit di bawah PT Dailygreen deal kontrak $4.5M di TEI 2019

Geliat ekonomi Nasional kini semakin menunjukan performa yang bagus, hal ini bisa kita lihat dari beberapa pameran perdagangan international yang terselenggara, salah satunya...

Posted on by Karinov

Berlangganan via Email

We don't have any time for drama, stupidity and fake people. You can count on me.

Don't worry, we hate spam