Ini Sederet Nama Pengusaha Muda yang Sukses di Bisnis Kuliner

Maraknya wisata kuliner di tanah air menjadi peluang bagi anak muda untuk berkreasi untuk terjun dalam dunia bisnis. Siapa saja yang sukses memanfaatkan peluang ini?


Karinov
@karinovcoid
Ini Sederet Nama Pengusaha Muda yang Sukses...

Pelaku usaha di usia yang masih terbilang muda saat ini kian menjamur. Bagaimana tidak, potensi keuntungan yang terus dikembangkan para pebisnis selalu memikat pasar dengan beragam kreasi dan inovasi, kuliner salah satunya.

Bisnis ini tak akan surut, mengingat bidang tersebut merupakan kebutuhan utama konsumen. Berkat usaha dan tekad, banyak dari pengusaha kuliner muda di bawah ini, telah sukses hingga meraup untung miliaran rupiah.

Pengusaha Kuliner Muda Reza Nurhilman – Keripik Maicih

Anda penggemar keripik pedas? Pasti tak akan melewatkan keripik Maicih. Keripik singkong dengan level hingga 10 ini punya pamor besar di kalangan anak muda. Kini, produk tersebut mudah ditemui di mini market dan selalu menjadi pilihan camilan yang unik.

keripik maicih on facebook

Reza Nurhilman adalah sosok di balik produk tersebut. Pria asal Bandung ini, rupanya memang gemar berwirausaha sejak remaja. Memilih tak melanjutkan pendidikannya usai lulus SMA, Reza terjun ke banyak bidang usaha, sebut saja pupuk hingga barang elektronik.

Ketertarikannya pada usaha kuliner Indonesia dimulai ketika Ia menyambangi kediaman rekannya di Cimahi. Disana, Reza mencicipi keripik lada buatan seorang nenek. Rasanya menarik, lantas Reza berinisiatif meminta resep dan mulai mengembangkannya.

Usahanya tak langsung berjalan baik. Kadang, Reza hanya mendapat satu pesanan per harinya melalui sistem Cash On Delivery. Tak ada toko atau tempat jualan yang tetap, hanya usaha rumahan kecil yang dikelola sendiri.

Metode pemasaran media sosial kemudian menjadi fokus selanjutnya. Promosi produk yang masif terus Ia lakukan hingga membuahkan hasil. Berkat sistem reseller pula, produksi dan omsetnya naik drastis.

Produksi pernah menyentuh angka 75 ribu bungkus per minggu, mengantarkannya sebagai salah satu pengusaha muda sukses di Indonesia. Kini, dengan kondisi usaha yang cukup stabil, Reza juga merambah bisnis properti.

Rizka Wahyu Romadhona – Lapis Bogor

Rizka adalah pengusaha muda sukses selanjutnya. Wanita asal Surabaya ini, berhasil meraup untung besar dari bidang kuliner yakni lapis Bogor. Kemampuannya dalam melihat potensi usaha buah tangan khas Bogor pada akhirnya membuahkan hasil.

Lapis talas bogor - lapisbogor.co.id
Lapis talas bogor – lapisbogor.co.id

Rizka, merintis usahanya sejak 2011 bermodalkan uang sebesar Rp 500 ribu. Ide ini muncul karena kue lapis asal daerahnya, Surabaya. Ia kemudian berinisiatif membuat lapis Bogor dengan bahan dasar talas khas daerah tersebut. Terlebih, Bogor dikenal sebagai salah satu destinasi wisata masyarakat perkotaan di kawasan puncak.

Sebagaimana usaha rumahan, promosi dijalankan dari rumah ke rumah. Kala itu, memang potensi promosi media sosial belum sebesar sekarang. Komunitas-komunitas di sisi lain menjadi target pasar Rizka selanjutnya.

Hasilnya menggembirakan, lantaran di tahun pertama Ia mampu membuka outlet pertamanya. Mengandalkan tagline terbesar dan pertama, kini Lapis Bogor Sangkuriang miliknya menjadi salah satu oleh-oleh paling dicari saat menyambangi wilayah Bogor dengan total tujuh cabang.

Pencapaian Rizka hingga saat ini bisa dikata merupakan buah kesabaran dan tekun. Terlebih sebelumnya, Ia pernah membuka usaha bakso namun gagal, hingga harus merelakan motornya ditarik pihak pembiayaan karena menunggak. Kesulitan ekonomi ini juga yang menantang Rizka untuk jeli melihat peluang usaha lainnya.

Billy Kurniawan – Janji Jiwa

Nama Billy Kurniawan mungkin bukan sosok yang dikenal publik awam. Namun, dari tangannyalah lahir produk kopi kekinian, Janji Jiwa. Baru dua tahun merintis usaha, kesuksesan terbilang luar biasa karena telah mendirikan lebih dari 700 gerai yang tersebar di 50 kota di Indonesia.

janji jiwa bintaro x
Janji jiwa Bintaro X (facebook.com)

Berada di bawah naungan Jiwa Group, Janji Jiwa nyatanya mampu bertahan di tengah maraknya kompetitor serupa. Konsistensi rasa, dan manajemen SDM yang kuat terus dipegang Billy untuk bertahan dan berjaya di bidangnya.

Promosi digital di sisi lain menjadi senjata ampuh Billy dan rekan bisnisnya guna memikat minat pasar. Menggandeng produk besar untuk kolaborasi juga kerap dilakukan untuk inovasi dan meningkatkan penjualan.

Tak tanggung-tanggung, Janji Jiwa memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) untuk pertumbuhan kedai kopi tercepat dalam setahun. Prestasi gemilang ini, kemudian mengantarkan Billy sebagai salah satu pengusaha kopi tersukses pada sektor UMKM di Indonesia.

Cynthia Tenggara – Berrykitchen

Kata siapa seseorang yang tak bisa memasak tidak bisa membuka usaha kuliner? Ini jelas tak berlaku bagi Cynthia Tenggara. Nyatanya, Ia sukses dengan bisnis katering online dan menjadikannya sosok inspiratif sebagai pebisnis muda.

Ide bisnis tersebut didapat bermula ketika katering tempatnya bekerja menyajikan menu yang membosankan. Terlebih di tahun 2012 kala itu, usaha katering belum variatif seperti sekarang. Harganyapun terbilang mahal untuk setiap pemesanan.

Sasaran konsumennya adalah pegawai kantoran yang mungkin sulit keluar mencari makan siang atau ingin kudapan sehat yang terjangkau. Di Jakarta, pengguna jasa Berrykitchen sudah menyentuh angka ribuan.

Menyajikan 10-15 menu per harinya, Berrykitchen memberi alternatif kudapan yang sehat beserta kandungan kalori yang tercantum. Tentu saja, ide ini menarik pekerja yang sering abai terhadap kandungan makanan yang dikonsumsi.

Usahanya berkembang cepat, dari karyawan yang hanya lim kini Cynthia mampu menggaji lebih dari 100 karyawan. Berrykitchen kemudian berdiri sebagai salah satu katering online terbesar di Jakarta.

Kendati demikian, banyak tantangan yang dilalui Cynthia kala membuka usahanya. Termasuk, menjalankan perannya sebagai istri dan ibu dari anak balita. Membagi waktu adalah kesulitan yang dialaminya, di sisi lain Ia harus mengontrol manajemen SDM dan kualitas produk.

Menurutnya, membangun budaya kerja dengan kejujuran menjadi kunci bisnis. Pondasi ini yang terus diterapkannya kepada diri maupun para karyawan.

Mohamad Faisal Hidayat – Its Milk

Kisah lain datang dari pengusaha asal Semarang, Mohamad Faisal Hidayat. Lulusan Universitas Neger Semarang itu, mampu meraup omset hingga 1 Miliar dalam sebulan.

Dagangannya tak rumit, hanya beragam minuman segar dengan bahan susu yang diberi nama Its Milk. Namun, Ia berhasil mendirikan 15 outlet yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali hingga Lombok.

Bukan tanpa hambatan Faisal menjalankan bisnisnya. Berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang kurang baik, Faisal bahkan sempat ragu menjalankan pendidikan ke tingkat universitas. Meski berhasil masuk, Ia kemudian harus memutar otak untuk mendapat penghasilan dan membiayai kuliahnya.

Sempat berjualan coklat dan sate aci, keuntungannya tak besar, hanya cukup memberi kebutuhan pokok sehari-hari. Barulah di tahun 2013, Ia mengantongi Rp1,3 juta untuk menyewa kios usai mendapat modal dari program beasiswa kewirausahaan.

Dibantu dua rekannya, mereka kemudian merintis usaha hingga sukses dengan keuntungan fantastis. Berkatnya, pria jurusan Teknik Elektro itu mampu membiayai kuliahnya hingga selesai, membeli mobil untuk keluarga, dan menyekolahkan adiknya.

Sederet nama pebisnis muda kuliner di atas mungkin dapat membantu atau menginspirasi kamu dalam memulai dan memanfaatkan peluang usaha. Ingat, usia muda bisa menjadi modal baik untuk terus mengembangkan diri, belajar, dan menjadi pelaku usaha kuliner atau bidang manapun yang kamu geluti.

Show Comments (0)

Comments

Related Articles

Entrepeneurship

Jenis Usaha Sampingan yang Menjanjikan buat Generasi Millenial

Kebutuhan hidup semakin meningkat seiring bertambahnya usia, termasuk bagi kita para generasi milenial. Untuk itulah kita harus pandai dalam mengatur pengeluaran agar kita...

Posted on by Editorial Staff
Entrepeneurship

Mengenal Jasa Blog Placement yang lagi Populer Sekarang Ini

Apa itu Content Placement? Bagi Anda yang suka menulis blog tentu sudah sering mendengar istilah yang satu ini. Seperti yang diketahui content placement merupakan sebuah aktivitas...

Posted on by Editorial Staff

Berlangganan via Email

We don't have any time for drama, stupidity and fake people. You can count on me.

Don't worry, we hate spam