Mengenal Learning Pyramid dalam Pola Belajar Anak


Karinov
@karinovcoid
Mengenal Learning Pyramid dalam Pola Belajar...

Belajar bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk menambah tingkat pengetahuan yang telah dicapai yaitu dengan menggunakan beberapa metode pyramid learning atau piramida belajar. Dengan demikian, Anda bisa melihat seberapa besar kemampuan yang telah dimiliki selama ini.

Piramida belajar ini merupakan suatu bentuk penjelasan mengenai bagaimanakah caranya agar Anda mampu menguasai materi pembelajaran secara lebih cepat. Jika materi pembelajaran bisa dikuasai lebih cepat, maka Anda akan lebih cepat pula menggapai suatu tujuan.

Terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan dalam metode yang satu ini. Tentunya setiap metode tersebut memiliki banyak perbedaan dan Anda bisa memilih salah satunya lho. Nah, untuk penjelasan lebih lanjut mengenai hal ini, yuk simak ulasan berikut.

Macam-Macam Metode Pyramid learning

the learning pyramid
the learning pyramid

Pada grafik piramida belajar di atas, kita dapat menyimpimpulkan bahwa penangkapan materi pembelajaran terbaik sebenarnya bukan dari mendengar kuliah tapi bagaimana bisa terlibat langsung dalam pemecahan masalah.

Baca juga: Tempat Belajar Online Kekinian di Gurupendidikan.co.id

Metode Tradisional

Metode yang satu ini merupakan salah satu metode pembelajaran yang terkait dengan kursus pada perguruan tinggi atau perkuliahan. Dimana para siswa akan duduk dan menyerap materi dalam sebuah ruang kelas oleh seseorang yang menjelaskan di depan ruangan.

Nah, menurut penelitian yang sudah dilakukan oleh para ahli, menggunakan metode ini para siswa akan menyerap materi hingga 5% dari seluruh materi yang disampaikan. Sedangkan saat membaca buku, materi yang bisa diserap oleh para siswa adalah 10%.

Apabila menggunakan metode audio visual, para siswa akan menyerap sebanyak 20% dari seluruh materi yang disampaikan. Sama halnya dengan metode yang lain, menggunakan metode yang satu ini juga memiliki manfaat tersendiri lho. Ya, manfaatnya yaitu Anda dapat mempunyai bahan referensi.

Sehingga jika Anda kesulitan dalam mengerjakan tugas bisa melihat referensi kembali untuk melihatnya. Namun, Simutech mendengar dari pelanggan manufakturnya bahwa mereka hanya memiliki satu atau dua jam saja untuk melatih stafnya yang tidak memiliki banyak waktu untuk kursus.

Metode Demonstrasi

Metode kedua dalam pyramid learning adalah demonstrasi atau menunjukkan dan juga memberi tahu mengenai segala hal yang akan dipelajari. Dalam bidang manufaktur, model ini mirip dengan metode pendampingan. Dimana seorang profesional/ahli membawa calon pemula ke lantai pabrik untuk mendemonstrasikan sesuatu.

Kemudian, menunjukkan bagaimana cara memecahkan masalah dan memperbaiki sebuah peralatan secara langsung di lokasi tersebut. Metode ini sangat baik digunakan untuk meningkatkan retensi. Namun, terdapat beberapa masalah yang akan timbul. Seperti tidak skala, para siswa akan melakukan kebiasaan buruk seperti mengambil jalan pintas tanpa mengikuti langkah yang benar.

Praktik Keterampilan

Pada metode ini, Anda akan dituntut untuk mengambil apa saja yang telah dipelajari dan benar-benar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di lingkungan pabrik Anda bisa berlatih menggunakan peralatan yang tidak layak. Hal ini akan menjadi sesuatu kendala dalam proses pembelajaran.

Metode ini terkadang berbahaya disaat Anda sedang berlari dan tidak ingin bermain-main, disitulah pelatihan simulasi ini masuk. Dimana seseorang akan melakukan latihan dalam waktu panjang dan dilakukan secara berulang-ulang.

Bukan hanya simulasi saja yang bisa memungkinkan skenario operasional normal. Tapi juga beberapa kejadian aneh akan terjadi. ketika Anda sedang berlatih, disinilah Anda dapat mendiagnosis apa yang sedang diamati dan memperbaikinya. Hal inilah yang membuat latihan menjadi lebih sempurna.

Mengerjakan Sesuai Apa yang Telah Dipelajari

Penelitian mengungkapkan bahwa metode yang satu ini memiliki dampak yang sangat besar terhadap tingkat retensi. Ya, dampaknya yaitu hingga mencapai 90%. Hal ini dikarenakan, orang yang mengajar dalam sistem skenario pertemanan akan mendapat lebih banyak manfaat pelatihan daripada peserta pelatihan.

Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat besar adalah dengan merakit beberapa jenis metode pembelajaran secara berurutan dan jelas. Lakukanlah beberapa pembelajaran dasar yang diikuti dengan demonstrasi. Kemudian, lakukan beberapa simulasi dan praktik sederhana.

Setelah itu, ajarkan konsep yang sudah dipelajari kepada orang lain. Jadi, setelah perekrutan baru dilaksanakan setelah melalui proses pembelajaran. Mintalah mereka untuk segera menunjukkan apa saja yang telah dipelajarinya melalui simulasi atau praktik.

Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan menyediakan amplop yang berisi tantangan. Kemudian para pemula akan memecahkan tantangan tersebut menggunakan cara yang telah mereka pelajari sebelumnya.

Nah, demikian ulasan mengenai beberapa metode pyramid learning yang bisa Anda ketahui. Dengan  melakukan beberapa metode seperti di atas, para pemula yang akan belajar dapat lebih cepat menyerap materi yang disampaikan. Semoga ulasan tersebut bermanfaat bagi Anda yang ingin cepat dalam menyerap materi pembelajaran di kampus atau sejenisnya.

Show Comments (0)

Comments

Related Articles

Pendidikan

Pengumuman Pendanaan Proposal DIKTI 2019

Bersama ini kami sampaikan daftar nama penerima pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2019 sebagai berikut: Penerima pendanaan penelitian di Perguruan Tinggi...

Posted on by Editorial Staff
Pendidikan

Mengenal Rumah Belajar Resmi Di Kemdikbud

Ada banyak sekali perubahan yang terjadi semenjak teknologi digital berkembang di tanah air, yang paling teranyar dan dibicarakan belakangan ini adalah portal pembelajaran yang...

Posted on by Karinov

Berlangganan via Email

We don't have any time for drama, stupidity and fake people. You can count on me.

Don't worry, we hate spam