Berita

Panduan Download eSPT PPh Badan dan Cara Penggunannya


Tutorial dibawah ini disampaikan oleh: Konsultan Pajak Jakarta

Anda kesulitan dalam mengisi SPT elektronik (eSPT) badan? Banyaknya formulir serta lampiran memang membuat pengisian eSPT sedikit lebih menantang. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya dengan baik dan benar.

Pada dasarnya, SPT elektronik diluncurkan dengan tujuan untuk membuat pelaporan SPT pajak menjadi lebih mudah. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara penggunaan eSPT PPh badan, berikut panduan lengkapnya!

Cara Mengunduh eSPT PPh Badan

Sebelum menggunakan aplikasi, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunduh dan menginstall aplikasi eSPT PPh badan pada perangkat Anda. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Unduh file aplikasi eSPT PPh Badan pada situs resmi DJP di pajak.go.id/aplikasi-pajak
  • Anda akan menemukan tiga file installer dengan nama 1, 2, dan 3. File nomor 1 merupakan installer eSPT PPh Badan tahun 2009, sedangkan nomor 2 dan 3 adalah installer dan update tahun 2010.
  • Untuk menginstal, buka folder tempat Anda menyimpan file yang telah diunduh. Double-click pada masing-masing nomor untuk menginstal dan ikuti perintah yang tertera pada layar.
  • Setelah berhasil terpasang, pilih salah satu file. Contohnya Anda memilih eSPT 1771 2010, maka jalankan eSPT PPh 2010.
  • Sambungkan ke database dan pilih db1771.
  • Lanjutkan dengan mengisi NPWP dan profil lengkap. Pastikan data yang Anda masukkan benar sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
  • Setelah selesai, klik untuk menyimpan.
panduan perpajakan
panduan perpajakan

Panduan Lengkap Cara  Menggunakan eSPT PPh

Setelah memiliki aplikasi eSPT pada perangkat komputer, kini Anda dapat menggunakannya untuk melaporkan keuangan. Namun sebelumnya, pastikan Anda telah mempersiapkan data NPWP pengurus serta data laporan keuangan dan neraca. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk lebih jelas:

  1. Pilih Database Aplikasi yang Akan Digunakan

    Buka aplikasi eSPT Badan yang telah diunduh, kemudian pilih database yang hendak digunakan. Anda dapat memilih db1771 atau db1771_2010 dari daftar Data Source Name (DSN).

  2. Isi Profil Wajib Pajak

    Langkah selanjutnya adalah mengisi profil wajib pajak. Masukkan NPWP Anda terlebih dahulu, kemudian isi kolom informasi profil seperti nama wajib pajak, alamat lengkap, hingga jenis laporan keuangan.

    Setelah menyelesaikan halaman pertama, Anda bisa beralih ke halaman 2 yang berisi pimpinan perusahaan, nama pejabat dan nama kuasa.

  3. Login eSPT

    Setelah melengkapi informasi profil, Anda dapat melakukan login menggunakan username dan password default. Pada kolom username, Anda dapat mengisikan ‘administrator’ sedangkan untuk kolom password, masukkan ‘123’.

  4. Buat SPT Baru

    Selanjutnya, buat SPT baru. Isi tahun pajak yang ingin Anda laporkan, kemudian klik tombol Buat.

  5. Isi SPT PPh Badan

    Pada tahap ini, Anda dapat mengisi formulir lampiran khusus penyusutan. Untuk memasukkan daftar penyusutan, klik pada menu Baru. Setelah mengisi seluruh informasi yang dibutuhkan, klik Simpan.

  6. Isi Lampiran

    Setelah mengisi lampiran khusus penyusutan, Anda dapat mengisi lampiran mulai dari Lampiran VI hingga Lampiran I dengan yang ada pada list dibawah ini.

Isian lampiran:

  • Lampiran VI berisi daftar penyertaan modal
  • Lampiran V berisi daftar pemegang saham serta pengurus. Untuk menambah daftar, klik menu Baru kemudian masukkan data pemegang saham atau pengurus. 
  • Lampiran IV memuat penghasilan tertentu yang kena PPh final
  • Lampiran III memuat bukti pungut PPh dan bukti potong PPh
  • Lampiran II berisi perincian biaya usaha, harga pokok penjualan dan biaya luar usaha.

Kini Anda telah mengetahui cara unduh, instal, dan menggunakan eSPT PPh badan usaha. Dengan merasakan manfaat dan kemudahan yang ditawarkan oleh SPT elektronik tersebut, diharapkan wajib pajak bisa memenuhi kewajiban dengan lebih baik.

Berita
Mengapa Dibutuhkan Pengacara dalam Kasus Perceraian
Berita
Sandiaga Uno, Inspirasi Pengusaha Sukses di Usia Muda
Berita
Panduan RDTR Provinsi DKI Jakarta Lengkap [+Download Peta]
There are currently no comments.