Mitra Bisnis

Ukuran Batu Bata Merah dan Cara Uji Kualitasnya

Siapa tidak tahu batu bata merah? Sebagian besar dari Anda pasti sudah tahu atau bahkan sering melihat bahan bangunan...

· 2 min read >
ukuran batu bata dan kualitasnya

Siapa tidak tahu batu bata merah? Sebagian besar dari Anda pasti sudah tahu atau bahkan sering melihat bahan bangunan yang satu ini. Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat penggunaan batu bata untuk bangunan memang cukup populer tidak hanya di Indonesia saja tetapi juga di belahan bumi lainnya. Tentu saja ada alasan mengapa banyak orang tertarik menggunakan bahan ini dibanding lainnya.

Bicara tentang batu bata merah, kurang lengkap rasanya jika kita tidak mengetahui proses pembuatannya. Jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya proses pembuatan batu bata merah ini terbilang cukup mudah. Bahan yang digunakan untuk pembuatannya pun juga mudah dijumpai karena tersedia melimpah di permukaan bumi. Untuk mengetahui lebih jauh tentang batu bata, simak ulasannya.

Fakta Seputar Batu Bata Merah Untuk Bangunan Rumah

Ciri Batu Bata Bagus

Seperti yang diketahui penggunaan batu bata merah untuk bahan bangunan rumah, pagar atau elemen rumah lainnya memang semakin banyak diminati. Sehingga hal tersebut membuat banyak toko bangunan yang menyediakan bahan bangunan yang satu ini. Meski begitu, Anda perlu berhati-hati dan waspada sebelum membeli karena ada banyak sekali dijumpai batu bata dengan kualitas buruk.

Agar tidak salah pilih, penting sekali mengetahui ciri-ciri batu bata yang bagus dan juga berkualitas. Beberapa ciri batu bata yang berkualitas seperti tahan terhadap air, tidak gampang hancur, memiliki dimensi yang seragam, berwarna merah keunguan, dan suaranya yang gemerencing.  Jadi bagi yang sekarang ini sedang mencari batu bata berkualitas, pastikan memiliki ciri-ciri yang disebutkan diatas.

Baca juga: Daftar Harga Batu Bata Merah Area Jawa

Syarat Standar Bata Merah

Sama halnya dengan bahan bangunan lainnya, batu bata merah juga memiliki syarat yang dijadikan sebagai standar yang harus dimiliki. Berikut ini beberapa persyaratan batu bata atau bata merah menurut SII-0021-78 dan PUBI 1982 adalah sebagai berikut.

  1. Jika dilihat dari bentuknya, batu bata yang sesuai dengan standar harus berbentuk prisma segi empat panjang. Selain itu memiliki sudut siku-siku yang tajam serta permukaan rata atau tidak mudah retak.
  2. Setiap batu bata memiliki standar ukuran tertentu yang mana dibagi menjadi tiga kategori:
    Modul M-5a: 190x90x65 mm
    Modul M-5b: 190x140x565 mm
    Modul M-6: 230x110x55mm
  3. Syarat selanjutnya yaitu batu bata dibagi menjadi 6 kelas kekuatan antara lain kelas 25, kelas 50, kelas 150, kelas 200, dan kelas 250. Perlu diingat bahwa kelas kekuatan ini menunjukkan kekuatan tekan rata-rata minimal dari 30 buah bata yang telah diuji.
  4. Satu lagi syarat yang harus dipenuhi yaitu batu bata merah tidak mengandung garam yang dapat larut sedemikian banyaknya sehingga dapat menyebabkan pengkristalan menutupi lebih dari 50% dari permukaan bata nya.

Proses Pengujian Bata

Untuk mengetahui baik atau buruknya bata, maka perlu dilakukan pengujian bata agar bisa menentukan bagaimana kualitas bata tersebut. Proses pengujiannya sendiri terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu

Uji serap air

Langkah atau proses pengujian bata yang pertama adalah menguji serap air. Pengujian yang pertama ini dilakukan dengan cara bata diambil secara acak yang sudah dalam keadaan kering. Ingat, pastikan untuk mengambil sampel bata yang memang kering secara sempurna. Setelah itu Anda bisa merendam nya dalam air sampai bagian pori-porinya terisi dengan air.

Perlu diingat bahwa batu bata atau bata merah yang baik dan berkualitas akan melakukan penyerapan air kurang dari 20%. Sebaliknya jika batu bata melakukan penyerapan lebih dari persentase tersebut maka kualitas batu bata nya buruk.

Uji Kekerasan

Setelah melakukan uji serap air, maka pengujian batu bata selanjutnya yang perlu dilakukan adalah uji kekerasan batu bata tersebut. Uji kekerasan batu bata ini dilakukan dengan menggoreskan kuku pada bagian permukaan bata. Jika goresan yang dilakukan dengan kuku tersebut menimbulkan bekas goresan maka kualitas batu bata tersebut kurang bagus.

Uji Bentuk dan Ukuran

Selanjutnya adalah melakukan uji bentuk dan uji ukuran. Sesuai dengan ulasan yang sudah dituliskan diatas, batu bata memiliki standar ukuran dan juga bentuk. Pastikan batu bata yang Anda pilih tersebut memiliki bentuk dan ukuran sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Uji Bunyi/Suara

Uji bunyi ini dapat dilakukan dengan memegang dua bata kemudian memukulkannya dengan satu dan lainnya dengan pukulan yang tidak terlalu keras. Bata merah yang berkualitas baik akan mengeluarkan bunyi yang nyaring begitu pula sebaliknya. Perlu diingat bahwa uji bunyi atau suara ini merupakan salah satu parameter untuk mengetahui tingkat kekeringan batu bata yang akan Anda beli.

Uji Kandungan Garam

Satu lagi pengujian yang harus dilakukan adalah dengan cara merendam sebagian batu bata ke dalam air. Selama proses penyerapan air inilah garam-garam yang terkandung di dalam bata akan larut ke atas yakni ke bagian yang tidak terendam air.

Nah garam-garam pada bata ini umumnya berupa bercak putih. Bata yang dikatakan berkualitas baik apabila bercak-bercak putih yang menutupinya kurang dari 50%. Jika kandungan garam terlalu tinggi pada bata akan membuatnya mudah sekali rusak.

Demikianlah beberapa ulasan singkat tentang batu bata merah mulai dari ciri-ciri, syarat-syarat batu bata yang baik hingga proses pengujian batu bata yang berkualitas. Semoga informasi diatas dapat memberikan wawasan dan membantu Anda dalam mencari batu bata merah yang berkualitas.

Written by Editorial Staff
Dunia terus bergerak, meninggalkan mereka yang tidak sepakat. Kami percaya bahwa perubahan dalam bisnis adalah satu hal yang niscaya. Karinov.co.id hadir untuk menjadi tempat bertanya seputar ini dan harus ada jawabnya. Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *